Cara Membasmi Rayap Kayu Kering oleh Jasa Basmi Rayap

Cara Membasmi Rayap Kayu Kering oleh Jasa Basmi Rayap

Cara Membasmi Rayap Kayu Kering oleh Jasa Basmi Rayap

Rayap kayu kering dan koloninya menjadi jenis rayap yang patut dihindari karena jenis ini paling banyak ditemui di rumah dan bisa merusak apa saja khusunya perabotan yang terbuat dari kayu. Untuk mengatasi permasalahan rayap kayu kering, Anda bisa memanggil jasa basmi rayap.

Cara Ampuh Membasmi Rayap Kayu Kering oleh Jasa Basmi Rayap

Rayap kayu kering selain memiliki sifat yang merusak, jenis rayap ini dikenal sulit untuk ditemukan hingga dijuluki silent destroyer. Hama jenis ini sangat lihai mencari tempat persembunyian bahkan hingga di bagian terdalam struktur perabotan atau bangunan. Bagaimana cara mengatasinya?

1. Mendeteksi Gejala Rayap
Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membasmi rayap di dalam rumah adalah dengan mendeteksi terlebih dahulu di mana kira-kira lokasi rayap tersebut berada. Rayap kayu kering biasanya memasuki bangunan melalui atap rumah dan sering menyerang plafon.
Dari plafon mereka akan menyusuri material kayu lainnya yang memiliki celah sehingga bisa dimasuki dengan mudah. Salah satu tanda yang paling tampak adalah adanya kotoran berwarna coklat yang biasanya menggunung di area jendela, pintu, dan kusen, hingga lokasi yang tak terduga.

2. Gunakan Jebakan
Anda bisa mulai membasmi rayap kayu kering dengan cara membuat jebakan yang terbuat dari kardus dan tisu. Basahi dan tempelkan jebakan ini pada kayu, dinding, dan area lainnya yang diserang. Biasanya mereka akan tertarik untuk menghampiri jebakan tersebut.
Saat koloni rayap kayu kering sudah berkumpul di jebakan kardus dan tisu tersebut, Anda bisa langsung membasminya dengan cara membakar jebakan. Cara ini cukup efektif, namun riskan karena untuk area tertentu bisa jadi masih ada rayapnya.

3. Gunakan Kapur Semut atau Kapur Barus
Kapur semut atau kapur barus disinyalir cukup ampuh untuk menghalau rayap-rayap di dalam rumah. Mengingat jenis rayap ini sangat pinter bersembunyi bahakn di lokasi yang sangat terselubuhg, maka menggunakan kapur semut atau kapur barus dinilai sangat efektif.

Namun, cara ini juga memiliki kelemahan karena hanya bisa dilakukan pada lokasi-lokasi yang bisa dijangkau oleh tangan. Sedangkan jenis rayap kayu kering bahkan bisa menyerang dari struktur terdalam bangunan sekalipun.
Rayap kayu kering memang sangat membahayakan jika dibiarkan merusak perabotan-perabotan yang ada di dalam rumah. Tindakan preventif hingga represif sangat perlu dilakukan untuk mengatasinya. Anda bisa memanggil penyedia jasa basmi rayap yang terpercaya.

Jauhkan 3 Hal Berikut Selama Pengerjaan Jasa Penyemprotan Disinfektan

Mengingat bahwa jasa penyemprotan disinfektan akan menggunakan bahan kimia, tentu saja tetap ada resiko bahaya yang ditimbulkan. Anda harus menjauhkan beberapa hal selama proses pengerjaan demi meminimalkan efek buruk tersebut.

3 Hal yang Harus Dijauhkan Selama Jasa Penyemprotan Disinfektan Bekerja

Upaya penyemprotan disinfektan ini memang lebih baik dilakukan oleh tenaga ahli. Sayangnya masih ada beberapa hal yang harus mendapatkan perhatian lebih agar tidak terpapar dari efek bahaya bahan kimia di dalamnya. Berikut ulasannya:

1. Anak Kecil dan Orang Tua
Anak kecil dan orang tua ini bisa dikatakan jika tergolong ke dalam usia yang rentan untuk terkena penyakit. Sama halnya ketika mereka terpapar senyawa kimia dari disinfektan maka belum memiliki daya tahan cukup kuat untuk menyerangnya.
Tentu Anda tidak ingin jika sistem pernafasan dari anak-anak dan orang tua di sekitar justru terserang oleh bahaya kandungan senyawa kimia di dalam disinfektan. Petugas yang melakukan penyemprotan pun harus mengenakan masker dan sarung tangan begitu pula bagi warga lainnya.

2. Hewan Peliharaan
Senyawa kimia di dalam disinfektan ini memang mampu membayahakan bagi makhluk hidup tidak terkecuali manusia dan hewan. Anda perlu memindahkannya terlebih dahulu sampai proses penyemprotan benar-benar selesa.
Hal ini bertujuan agar hewan peliharaan ini tidak menghirup, terkena atau bahkan menelan sisa penyemprotan selama langkah disinfeksi berlangsung. Harapannya agar semua makhluk hidup khususnya binatang kesayangan ini tetap aman saat semprot disinfektan dilakukan.

3. Akuarium
Sama halnya dengan poin sebelumnya, akuarium sebagai tempat hidup untuk ikan peliharaan juga harus dijauhkan terlebih dahulu. Harapannya agar mereka tidak mengalami keracunan dari bahan kimia sisa residu penyemprotan.
Sisa residu ini juga berpotensi mengendap di dalam air akuarium. Hal ini akan menimbulkan bahaya baru dimana ikan dan makhluk hidup lainnya kemungkinan besar bisa saja mengonsumsinya. Tentu kejadian seperti ini tidak ingin Anda alamu.

Ketiga poin di atas perlu Anda perhatikan untuk tidak berada di area disinfeksi ketika petugas sedang melaksanakan tugasnya. Umumnya tenaga ahli dari jasa penyemprotan disinfektan akan memberikan arahan terlebih dahulu sebelumnya.