6 Cara Menghitung Bunga Tabungan Bank Mandiri

6 Cara Menghitung Bunga Tabungan Bank Mandiri

Saat ingin menabung di Bank Mandiri, sangat penting bagi Anda untuk memahami bagaimana cara menghitung bunga tabungan Bank Mandiri. Pasalnya suku bunga tabungan tersebut terbilang sangat bervariatif. Umumnya hal ini tergantung dengan jenis tabungan yang diambil.

Cara Menghitung Bunga Tabungan Bank Mandiri

Perlu Anda ketahui, bahwa semakin banyak jumlah tabungan yang disetorkan, maka tentu saja semakin tinggi juga nilai bunganya. Oleh sebab itu, usahakan untuk mengetahui bagaimana cara mengeceknya. Di bawah ini beberapa cara menghitung tersebut:

6 Cara Menghitung Bunga Tabungan Bank Mandiri

Cara Hitung Bunga Tabungan

Untuk menghitung bunga tabungan Bank Mandiri, maka diperlukan beberapa langkah tertentu. Terlebih masih ada banyak orang belum mengetahui bagaimana cara menghitungnya. Agar lebih jelas, simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

  • Misalnya, saldo awal sekarang ini Rp 10.000.000
  • Nilai akhir tabungan masa depan adalah Rp 100.000.000
  • Presentase bunga tahunannya 6%
  • Lama menabungnya adalah 36 bulan
  • Tambahan tabungan per bulannya adalah Rp 2.237.974

Bunga Tabungan Mandiri Rupiah

Setelah memahami bagaimana cara menghitung bunga tabungan Bank Mandiri, maka sangat penting juga untuk mengetahui berapakah suku bunga tabungan dari bank tersebut. Salah satunya adalah jenis tabungan Mandiri Rupiah. Dikutip dari https://www.norekening.com, di bawah ini diantaranya:

  • Saldo Rp 0 < Rp 1 juta suku bunganya 0,00%
  • Saldo Rp 1 juta < Rp 50 juta suku bunganya 0,10%
  • Saldo Rp 50 juta < Rp 500 juta suku bunganya 0,20%
  • Saldo Rp 500 juta < Rp 1 miliar suku bunganya 0,60%
  • Saldo > Rp 1 miliar suku bunganya 0,80%

Bunga Tabungan Bisnis Rupiah

Seperti yang Anda ketahui, sekarang ini ada banyak jenis tabungan yang ditawarkan oleh Bank Mandiri. Selain tabungan Mandiri Rupiah di atas, terdapat pula jenis tabungan Bisnis Rupiah. Di bawah ini beberapa ketentuan suku bunga selengkapnya:

  • Saldo Rp 0 < Rp 1 juta suku bunga 0,00%
  • Saldo Rp 1 juta < Rp 50 juta suku bunga 0,40%
  • Saldo Rp 50 juta < Rp 500 juta suku bunga 0,60%
  • Saldo Rp 500 juta < Rp 1 miliar suku bunga 0,80%
  • Saldo > Rp 1 miliar suku bunganya 1,00%

Itu tadi penjelasan lengkap mengenai cara menghitung bunga tabungan Bank Mandiri. Oleh sebab itu, sebelum menentukan jenis tabungan yang ingin digunakan, usahakan untuk mengetahui dahulu bagaimana cara menghitungnya seperti cara di atas.

Pinjaman BSI: Jenis, Akad dan Syarat Pengajuan 2022

Pinjaman BSI: Jenis, Akad dan Syarat Pengajuan 2022

Pinjaman BSI diperuntukkan untuk nasabah Bank Syariah Indonesia, terutama bagi yang sedang membangun bisnis. Layanan ini memberikan kemudahan bagi pelaku bisnis yang kekurangan dana. Sejak bergabungnya BNI Syariah, BRI Syariah dan Mandiri Syariah, tersedia kuota untuk meminjam dana sesuai dengan kebutuhan debitur. Info lebih lengkap mengenai cara pinjam uang di bsi dapat kalian temukan di www.atmnesia.com. Dan info yang lain dapat di simak di bawah ini. 

Jenis dan Syarat Pengajuan Pinjaman BSI

Layanan perbankan syariah memberikan pelayanan berbasis syariah untuk masyarakat Indonesia yang didominasi penduduk muslim. Pinjaman dana di sini diterapkan sistem syariah diharapkan bebas riba. Sebelum melakukan pinjaman, sebaiknya pahami beberapa poin penting berikut ini. 

Pinjaman BSI: Jenis, Akad dan Syarat Pengajuan 2022

Jenis Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Terdapat 3 jenis pinjaman diantaranya BSI Mikro, BSI KUR Petani dan BSI KUR. Kepanjangan dari KUR adalah Kredit Usaha Rakyat . Produk BSI KUR memberikan pinjaman sampai Rp 500 juta dengan jangka waktu 60 bulan. Sedangkan BSI KUR Petani dikhususkan untuk petani. 

 

 

Pinjaman tersebut bertujuan mendukung sektor pertanian dan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Indonesia. Sedangkan BSI Usaha Mikro menawarkan pinjaman mulai Rp 5 juta sampai Rp 200 juta, jangka waktu 60 bulan. 

Syarat dan Dokumen Pengajuan Pinjaman

Sebelum mengajukan pinjaman, nasabah harus memenuhi syarat serta menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan. Tujuannya agar proses pinjaman dapat diproses dengan cepat oleh pihak Bank. 

  • Merupakan WNI 
  • Minimal usia 21 tahun
  • Memiliki bisnis yang sudah berjalan selama 6 bulan
  • Sektor usaha dari industri perdagangan, jasa atau industri pengolahan
  • Riwayat kredit yang lancar
  • Fotokopi KTP suami istri 
  • Fotokopi kartu keluarga 
  • Fotokopi surat nikah bagi nasabah yang sudah menikah 
  • Fotokopi surat keterangan usaha 
  • Fotokopi agunan atau jaminan (SHM/BPKB)
  • Fotokopi buku tabungan selama 3 bulan terakhir 
  • Fotokopi bukti sewa tempat usaha 
  • Fotokopi NPWP 
  • Pas foto suami dan istri ukuran 4×6

Akad Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Terdapat 3 jenis akad yaitu akad mudharabah dimana pemilik modal memberikan hartanya kepada nasabah untuk dipakai sebagai modal usaha. Jika sudah jatuh tempo, terjadinya pembagian keuntungan sesuai kesepakatan. 

Jenis akad Al-musyawarah dimana kedua belah pihak yaitu pemilik modal dan nasabah bekerja sama sesuai kemampuan dan kesepakatan. Sedangkan jenis akad Al Muzara’ah digunakan untuk pinjaman pertanian dimana kedua pihak bekerja sama dalam kepemilikan pertanian. 

itulah beberapa poin penting yang harus diketahui nasabah terkait pinjaman BSI. Pastikan nasabah sudah memenuhi semua syarat di atas, bawa dokumen kepada customer service BSI. Petugas akan memproses data tersebut untuk memberikan persetujuan pinjaman.

Cara Beli Saham BCA di Pluang

5+ Cara Beli Saham BCA di Pluang Terbaru

Kemudahan berinvestasi kini semakin didukung dengan aplikasi atau platform investasi yang bisa diunduh oleh penggunanya melalui smartphone atau mengaksesnya langsung melalui website. Salah satu aplikasi investasi yang sangat direkomendasikan adalah Pluang. Oleh karena itu, Anda bisa mengikuti cara beli saham BCA di Pluang.

Investasi Aman di Pluang

Peluang merupakan salah satu aplikasi investasi saham yang dapat diunduh baik melalui Google Play Store maupun App Store. Investasi melalui Peluang termasuk aman karena dijamin dan disimpan oleh BUMN yakni Kliring Berjangka Indonesia.

Produk investasi yang tersedia di platform Pluang dikelola secara langsung oleh PT PG Berjangka. Kredibilitas dan keamanan aplikasi ini sangat terjamin karena sudah mendapatkan lisensi dan diawasi secara langsung oleh BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).

Cara Beli Saham BCA di Pluang

Cara Beli Saham Online

Jika Anda memiliki modal lebih dan berminat untuk investasi saham, maka bisa melakukannya baik secara offline maupun online. Tentu cara online lebih praktis di takeprofit.id dan mudah karena tidak perlu datang langsung ke kantor BCA Sekuritas. Berikut ini langkah-langkah yang harus diikuti, yaitu:

  1. Unduh aplikasi Pluang melalui Google Play Store maupun App Store
  2. Buka aplikasi yang telah berhasil diunduh
  3. Klik ikon akun profil pada pojok kanan atas
  4. Pilih Daftar jika baru akan memulai investasi
  5. Klik Masuk jika sudah memiliki akun di platform ini
  6. Atau bisa juga langsung klik Mulai Investasi yang tersedia pada aplikasi
  7. Klik tombol Semua Produk
  8. Pilih dan klik Batavia Dana Kas Maxima

Akan muncul nilai dan harga saham yang sedang beredar di pasaran

Keuntungan Menggunakan Pluang

Mengingat modal yang harus dikeluarkan untuk investasi saham adalah dalam bentuk uang, maka penting sekali dalam memilih aplikasi yang tepat untuk berinvestasi. Pluang termasuk yang direkomendasikan karena terjamin keamanannya. Platform ini sudah mendapatkan izin dari BAPPEBTI.

Selain itu, tidak harus menunggu hingga memiliki modal banyak terlebih dahulu. Karena biaya untuk berinvestasi melalui Pluang cukup murah dan terjangkau. Sehingga siapa saja bisa mulai melakukan investasi saham dengan menggunakan aplikasi satu ini.

Cara beli saham BCA di Pluang pada dasarnya sangat mudah untuk diikuti. Anda hanya perlu mengunduh aplikasi dan menyiapkan dana untuk investasi.

Cara Melihat Siapa yang Transfer ke Rekening BCA

Cara Melihat Siapa yang Transfer ke Rekening BCA

Transaksi transfer uang sering kali dilakukan pada masa sekarang. Orang-orang banyak menggunakannya karena berbagai macam alasan. Apalagi pada masa pandemi seperti sekarang ini. Sangat penting untuk tidak sering memang benda, salah satunya adalah uang. Lalu, seperti apa cara melihat siapa yang transfer ke rekening BCA seseorang?

Cara Melihat Siapa yang Transfer ke Rekening BCA dengan Cepat

Cara Melihat Siapa yang Transfer ke Rekening BCA

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui nama rekening orang yang transfer ke rekening BCA seseorang dengan mudah. Langkah-langkah tersebut juga sangat mudah untuk dilakukan. Berikut adalah macam-macam metode tersebut.

Menggunakan SMS

Anda bisa menggunakan SMS sebagai cara melihat siapa yang transfer ke rekening BCA dengan cepat. Cara yang perlu dilakukan juga sangat mudah untuk dilakukan. Hanya saja, Anda harus memiliki pulsa untuk melakukannya. Berikut adalah langkah-langkah untuk cek mutasi BCA.

  1. Masuk ke pesan
  2. Kemudian ketikkan sms dengan format MUTASI(spasi)Kode Akses
  3. Kemudian kirimkan ke 69888
  4. Tunggu hingga beberapa menit ke depan
  5. Jika berhasil, Anda akan memperoleh balasan dari BCA mengenai 5 mutasi terakhir dalam kartu ATM tersebut.

Memakai bantuan SMS memang menjadi cara yang paling jitu dan mudah. Anda tidak perlu bersusah payah harus mencari ATM hanya untuk melakukan pengecekan ini. Namun, ada biaya pulsa yang harus dibayarkan. Biaya itu adalah mulai dari Rp. 500 – Rp. 1.670 per sms yang dilakukan.

Menggunakan LINE (VIRA)

Cara berikutnya yakni menggunakan Line (Vira). Cara kedua ini juga cukup mudah untuk dilakukan. Anda tinggal menggunakan aplikasi sosial media online saja. Berikut adalah cara melihat siapa yang transfer ke rekening BCA tersebut.

  1. Download aplikasi Line di Google Play Store atau Apps Store
  2. Kemudian buka aplikasi Line
  3. Lalu buka akun resmi Bank BCA di Line
  4. Pilih menu Perbankan
  5. Kemudian pilih menu Cek Mutasi Rekening
  6. Pada menu itu Anda akan memperoleh daftar mutasi yang telah terjadi.

Demikian penjelasan singkat mengenai cara melihat siapa yang transfer ke rekening BCA. Semua mutasi rekening Anda akan mudah untuk diketahui dengan menggunakan beberapa cara tersebut. Semuanya sangat mudah dilakukan, sehingga Anda tidak perlu kesusahan mengeceknya.

10 Cara Mengambil Uang 10 Juta di ATM BRI 2020

10 Cara Mengambil Uang 10 Juta di ATM BRI 2020

Banyak orang telah mempunyai rekening simpanan atau kartu ATM BRI, mengenai hal itu karena BRI menjadi salah satu bank terbaik dan terbesar di Indonesia. Dengan kartu ATM itu nantinya semua nasabah sudah dapat mengambil duit di mesin ATM, tetapi apakah kamu sudah mengetahui cara mengambil uang 10 juta di ATM BRI?

Mungkin beberapa orang sudah paham dengan cara mengambil uang di ATM walau cuma uang sejumlah 500 ribu sampai dengan 1 juta masih terbilang mudah, karena jumlah penarikan tersebut masih bisa dibilang belum melampaui batas pengambilan harian. Dengan jumlah penarikan 10 juta kamu harus memahami sebuah batas pengambilan uang di ATM BRI terlebih dahulu sebelum langsung mencoba untuk mengambil uang di atm.

Cara Mengambil Uang 10 Juta di ATM BRI Termudah

10 Cara Mengambil Uang 10 Juta di ATM BRI 2020

Kembali ke cara penarikan uang sebesar 10 juta tersebut, pastinya tidak sedikit yang merasa kebingungan, terutama untuk orang yang baru membuka tabungan BRI. Tidak perlu cemas dan tidak usah bingung dengan keadaan tersebut, di disini bakal dijabarkan cara pengambilannya . Jadi terus simak pembahasan berikut supaya anda paham dan jelas mengenai cara pengambilan uang tersebut.

Mengambil di Mesin ATM Pecahan 100 Ribu

mesin ATM yang berisi saldo dengan pecahan 100 ribu, paling tidak pengambilan tunai di ATM BRI ialah Rp 2.500.000 per transaksi. Jika kamu ingin melakukan penarikan dengan jumlah 10 juta, maka kamu harus melakukan pengambilan dana sebanyak 4 kali, untuk cara mengambilnya pun tidak jauh bertolak belakang seperti cara penarikan lainnya dimana hanya dibedakan dari besaran nominal yang ditarik. Berikut akan dijabarkan langkah-langkahnya:

  1. Pertama masukan kartu ATM ke mesin ATM
  2. Masukan PIN dan pilih bahasa
  3. Pilih menu Transaksi Lainnya
  4. Lanjut dengan Penarikan
  5. Berikutnya masukan nilai penarikan yakni Rp 2.500.000
  6. apabila sudah klik OK, nantinya mesin bakal memproses
  7. Berhubung akan untuk pengambilan dengan jumlah 10 juta,
  8. Maka harus melakukan transaksi dengan total 4 kali penarikan
  9. Hingga benar di angka 10 juta seperti yang diinginkan.
  10. Selesai

Mungkin apabila menggunakan cara satu ini dalam penarikan uang, kalian harus melakukannya berkali kali, Sedangkan kelemahan dalam ambil uang dengan cara ini, memerlukan sebuah usaha lumayan banyak, lagipula jika kamu datang kantor dalam situasi ramai pasti akan lama sumber refrensi https://www.cekatm.com.